SULUTBASUARA.COM, Minut – Jemaat GMIM di daerah Kepulauan tepatnya Gereja Sentrum Talise wilayah Gabata Kabupaten Minahasa Utara (Minut), menggelar ibadah pisah sambut Pendeta Ketua Jemaat dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan menara gereja.
Ibadah yang digelar Sabtu (10/6/2023) di gedung gereja Sentrum Talise di pimpin oleh pendeta Jefry Saisap Mth sebagai wakil ketua Sinode bidang Bipra yang dihadiri Hukum tua Roni Ferdy Kirauhe, Pelsus dan jemaat GMIM Kalvari Teling Bawah, Pengurus dan anak-anak Panti asuhan Wale ne OKI Tomohon, keluarga pendeta dan warga jemaat setempat.
Dalam ibadah tersebut, Sekertaris Jemaat GMIM Talise Elias Mungga membacakan surat keputusan dari BPMS, dimana Pdt Angels Diana Wuluyan, S.Teol awalnya bertugas melayani jemaat GMIM Sentrum Talise selanjutnya diutus menjadi kepala panti Asuhan Wale Ne Oki Tomohon.
Selanjutnya, pendeta Shanty Tumbelaka Sth awalnya sebagai pendeta jemaat di GMIM Getsemani Teling Bawah kini dilantik menjadi ketua Jemaat GMIM Sentrum Talise wilayah Gabata menggantikan Pdt Angel Wuluyan.
Sambutan terakhir dari pendeta Angel merubah suasana menjadi haru. Menurutnya 5 tahun melayani di Desa Talise bukan sebuah hal mudah. Namun dengan pimpinan dan penyertaan Tuhan serta kebaikan, perhatian dari Pelsus dan jemaat menjadikan semuanya mudah
“Awalnya pikirin saya melayani di daerah Kepulauan itu adalah pendeta buangan. Setelah saya menjalaninya ternyata apa yang saya pikirkan itu salah. Di daerah Kepulauan ini seperti surga, berkat melimpah, kami keluarga begitu dikasihi,” kata Pdt Angel dengan mata berkaca-kaca.
Senada dengan pendeta Shanty Tumbelaka Sth. Dirinya berkata bersyukur ketika boleh melayani di jemaat GMIM Sentrum Talise. Meskipun sempat khawatir dan takut. “Saya khawatir bukan masalah apa, tapi sebenarnya tidak bisa berenang,” katanya. Tapi bersyukur lanjut Pdt Shanty, suami dan anak-anaknya memberi semangat dan dukungan,” tukasnya.
Selaku pemerintah Hukum tua Desa Talise Roni Ferdy Kirauhe diberikan kesempatan membawakan sambutan.
Saat sambutan Penjabat hukum tua yang murah senyum ini sempat meneteskan airmata. Dirinya mengaku merasa kehilangan seorang sosok pendeta yang benar-benar melayani.
“Meskipun saya bukan jemaat GMIM, tapi saya merasakan pelayanan dari Pendeta Angel Wuluyan. Selama 5 tahun melayani boleh membangun gedung gereja meskipun belum selesai 100 persen,” katanya
Untuk itu Hukum tua Roni berharap kepada Pendeta yang baru dapat melanjutkan tugas pelayanan yang ditinggalkan oleh pendeta Angel Wuluyan.
“Kiranya Tuhan Yesus selalu menyertai dan memberkati dalam tugas dan pelayanan. Terima kasih juga kepada Pdt Angels Wuluyan S.Theol atas pelayanannya di Jemaat GMIM Sentrum Talise dan selamat datang Pdt Shanty Tumbelaka STh di Jemaat GMIM Sentrum Talise, selamat bertugas dan selamat melayani bersama keluarga,” tukas Hukum tua Roni Ferdy Kirauhe
Usai ibadah di gedung Gereja acara dilanjutkan dengan resepsi yang digelar di lapangan desa depan gereja Sentrum Talise.
(Jemmy)





