SULUTBASUARA.COM – Mendaki gunung Klabat di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mungkin dapat menjadi pilihan anda berwisata di masa pandemi Covid 19.
Mendaki gunung adalah wisata yang aman dari Covid 19 karena memenuhi aspek menjaga jarak yang menjadi salah satu keharusan di masa pandemi.
Selain itu, mendaki gunung menyehatkan hingga meningkatkan imun serta memberi efek relaksasi.
Gunung Klabat di Minut jadi pilihan utama karena tinggi. Gunung Klabat merupakan gunung tertinggi di Sulut.
Dari puncaknya tersaji pemandangan yang indah segitiga emas di Sulut yakni kota Manado, Bitung dan Kabupaten Minut.
Pemandangan indah juga bertabur di sekujur tubuh gunung tersebut.
Gunung Klabat berlokasi di Airmadidi, ibu kota Minut.
Dari bandara Samratulangi Manado berjarak sekira 30 menit perjalanan.
Perjalanan dapat ditempuh dengan angkutan umum atau online.
Indra salah satu pendaki Jumat (23/9/2021) menuturkan, ia gemar menaiki gunung itu pada masa pandemi karena memberinya vitalitas tubuh dan ketenangan pikiran.
“Fresh rasanya mendaki di gunung Klabat,” ujar dia.
Ia biasa mendaki dengan tiga dan empat rekannya. Mereka biasa naik pada Jumat malam dan turun gunung pada Minggu.
“Di atas kami gelar tenda,” kata dia.
Ia menuturkan, sangat menikmati alam yang indah di gunung tersebut. Ia tertarik pada bunga Edelweis yang masih bisa dijumpai di gunung Klabat.
“Masih sering kita berjumpa bunga itu,” kata dia.
Ingin minum ?. Ada air gunung Klabat yang rasanya segar. Air dapat ditemui di celah celah batu di atas gunung Klabat.
“Airnya sangat jernih,” kata dia.
Berada di puncak gunung klabat bak berada di puncak dunia. Alam di bawah tampak kecil dan samar samar karena tertutup kabut.
Di puncak gunung Klabat juga terdapat Kaldera berisi air. “Kelihatan layaknya danau di atas gunung,” kata dia.
Anto pendaki lainnya mengaku sangat senang mendaki gunung Klabat. Aktivitas pendakian kerap ia lakukan akhir pekan tanpa terhalang berbagai aturan Covid 19.
“Ini kan aktivitas olahraga yang meningkatkan imun,” ujarnya.
Hanya ia agak terganggu dengan banyaknya sampah di atas gunung. Rupanya banyak pendaki liar.
“Mereka ini tidak mau menjaga kebersihan,” katanya. ()





