Keren!! 79 Inovasi Pemkab Minut Dipuji dan Ungguli Standar Kemendagri, Selangkah Menuju IGA Award 2025

oleh -79 dilihat
oleh

MINUT, SULUTBASUARA.COM – Langkah Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) untuk meraih penghargaan prestisius Innovative Government Award (IGA) Award Tahun 2025 semakin mulus.

Tim validasi lapangan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Badan Kebijakan Strategis Dalam Negeri, Dr. Naudy Tendean, M.Si, menyambangi Minut pada Rabu (19/11/2025) untuk memastikan kebenaran 79 inovasi yang telah dilaporkan.

Kunjungan yang terpusat di lokasi inovasi strategis, yakni Kios Inflasi Minut di PJKC, ini membawa kabar gembira. Dr. Naudy Tendean mengungkapkan bahwa hasil sementara penilaian indeks inovasi daerah (IID) Minut telah mencapai poin di atas 65, melampaui standar yang ditetapkan oleh Kemendagri.
“Perlu diketahui, Minut adalah salah satu Kabupaten yang masuk nominasi IGA Award Tahun 2025. Dari 79 inovasi yang dilaporkan, hasil sementara kami menunjukkan pencapaiannya berada di atas 65, dan ini sudah melampaui standar dari kementerian,” ujar Dr. Naudy di hadapan wartawan.

Validasi lapangan ini dilakukan untuk memverifikasi data dan presentasi yang sebelumnya telah disampaikan oleh Bupati Minut, Joune Ganda, di Kemendagri. Dr. Naudy secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen kepala daerah.
“Bupati Minut sungguh luar biasa perhatian dan komitmennya dalam membangun ekosistem inovasi di Minahasa Utara. Inovasi Pemkab Minut ini sangat luar biasa di bawah pimpinan Bupati Joune Ganda,” pujinya.

Salah satu inovasi unggulan yang menjadi fokus validasi adalah Kios Inflasi. Dr. Naudy menyoroti bagaimana inovasi ini berhasil mengubah kondisi Minut yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu daerah dengan inflasi tertinggi, kini menjadi daerah dengan inflasi terendah di Sulawesi Utara.
“Ini menggambarkan bahwa dinamika perekonomian dan peran pemerintah daerah sangat besar. Kios Inflasi adalah fungsi pemerintah, melakukan intervensi pasar sehingga tidak terjadi kenaikan harga. Secara otomatis pedagang pasar akan menurunkan harga barang karena tersaingi dengan harga kios inflasi,” jelasnya.

Penilaian validasi lapangan ini mencakup empat indikator utama: Kemanfaatan, Komitmen Kepala Daerah, Replikasi, dan Kewenangan Daerah. Tim penilai eksternal IGA 2025 melibatkan akademisi dari universitas terkemuka seperti Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, dan UGM.

Minahasa Utara kini menjadi salah satu dari dua kabupaten di Sulawesi Utara bersama Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang berhasil masuk nominasi IGA Award.

Capaian ini sangat dinantikan, sebab daerah yang berhasil meraih IGA akan mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) atau tambahan anggaran sebagai penghargaan. Hal ini tidak hanya meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan pelayanan publik, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

(*/JEMMY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.