Sentuhan Kasih dari Jakarta: Hashim Djojohadikusumo Kucurkan Rp250 Juta untuk Panti Werda Damai

oleh -67 dilihat
oleh

MANADO, SULUTBASUARA.COM – Tragedi kebakaran hebat yang menghanguskan Panti Werda Damai di Ranomuut, Manado, menyisakan duka mendalam bagi Sulawesi Utara.

Di tengah masa pemulihan pasca-insiden yang merenggut nyawa 16 penghuni panti tersebut, secercah harapan datang dari Ibu Kota.

Utusan Khusus Presiden Bidang Energi sekaligus pimpinan Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo, menunjukkan kepedulian nyatanya.

Adik kandung Presiden Prabowo Subianto ini menyalurkan bantuan kemanusiaan pribadi senilai Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah) untuk mendukung pembangunan kembali fasilitas panti yang luluh lantak si jago merah.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Recky Langie, didampingi pengusaha Engel Glendy Sahanggamu.

Guna memastikan transparansi dan kecepatan pemanfaatan, donasi tersebut dikirimkan langsung ke rekening yayasan Panti Werda Damai.

Recky Langie mengungkapkan bahwa bantuan ini bukan sekadar urusan materi, melainkan bentuk empati mendalam dari Hashim Djojohadikusumo terhadap masyarakat Bumi Nyiur Melambai.
“Pak Hashim menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas berpulangnya para lansia dalam peristiwa tragis ini. Beliau berharap bantuan ini bisa mempercepat pemulihan panti agar pelayanan bagi lansia bisa kembali berjalan,” ujar Recky.

Lebih lanjut, Recky menekankan bahwa aksi ini mempertegas komitmen Hashim dan Arsari Group dalam kegiatan sosial.

Musibah ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperketat standar keselamatan dan perlindungan di panti-panti sosial agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Dengan dukungan ini, proses renovasi Panti Werda Damai diharapkan segera dimulai, memberikan tempat bernaung yang lebih layak dan aman bagi para lansia yang tersisa.

(*/JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.