Momentum Hardiknas 2026: Minahasa Utara Fokus Tingkatkan Kualitas Guru dan Revitalisasi 66 Sekolah

oleh -12 dilihat
oleh

AIRMADIDI – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan penuh khidmat. Upacara bendera yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati pada Senin (04/05/2026) pagi tersebut menjadi panggung penegasan komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi emas melalui pendidikan bermutu.

​Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling, M.Si, membacakan arahan Menteri Pendidikan yang selaras dengan tema tahun ini: Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”.

​Usai upacara, Sekda Novly Wowiling menekankan bahwa Pemkab Minut berada dalam “frekuensi yang sama” dengan pemerintah pusat, terutama dalam memandang peran strategis guru honorer.​”Kami menyadari betul bahwa guru honorer adalah bagian penting dari proses pendidikan. Oleh karena itu, perbaikan kesejahteraan terkait honor yang mereka terima terus menjadi perhatian serius kami melalui dukungan sinergi antara pemerintah pusat dan kabupaten,” ujar Novly.

Ia menambahkan bahwa kualitas pendidikan di Minahasa Utara akan menjadi penentu arah gerak kemajuan daerah di masa depan. Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung, sektor pendidikan mendapat porsi perhatian yang sangat signifikan.

​Senada dengan Sekda, Kepala Dinas Pendidikan Minut, Ir. Jofieta Supit, M.Si, membawa kabar baik mengenai pembangunan infrastruktur pendidikan. Menurutnya, proses revitalisasi sekolah di Minut terus berkelanjutan dari tahun 2025 hingga 2026.

​”Untuk tahun 2026 ini, tercatat ada 66 sekolah yang telah lolos verifikasi program revitalisasi pusat. Saat ini kami sedang menunggu SK penetapan dari Menteri, namun minggu lalu sudah ada satu sekolah yang resmi ditetapkan,” ungkap Jofieta.

​Ia menjelaskan bahwa perbaikan fisik sekolah sangat krusial karena fasilitas yang layak harus berjalan beriringan dengan proses belajar-mengajar yang berkualitas.

​Kemeriahan upacara ditutup dengan penampilan memukau dari siswa-siswi sekolah dasar di Minahasa Utara. Para peserta upacara disuguhi atraksi Tarian Tumatenden yang dibawakan secara kolaboratif, serta harmonisasi musik Kolintang yang menjadi ciri khas budaya lokal.

​Penampilan ini menjadi bukti nyata bahwa selain mengejar prestasi akademik dan infrastruktur, Pemkab Minut tetap menanamkan nilai-nilai karakter dan pelestarian budaya sejak dini kepada para peserta didik.

(JEMMY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.