Menuju Tanah Suci Mekah: 13 Jemaah Haji Minahasa Utara Resmi Dilepas

oleh -16 dilihat
oleh

MINAHASA UTARA – Suasana khidmat menyelimuti Atrium Kantor Bupati Minahasa Utara pada Rabu (22/04/2026). Sebanyak 13 calon jemaah haji Kabupaten Minahasa Utara musim haji 1447 H/2026 M resmi dilepas untuk menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci Mekkah.

​Acara pelepasan ini dilakukan oleh Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, yang diwakili oleh Asisten 1 Setda Minut, Umbase Mayuntu. Prosesi ini turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dr. Allan Mingkid, serta tokoh-tokoh agama dari NU dan Muhammadiyah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara, KH Narto Pakaya, dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa seluruh jemaah telah melalui rangkaian persiapan yang panjang.
​”Para jemaah telah memenuhi syarat istitaah kesehatan dan mengikuti bimbingan manasik secara intensif. Kami telah berikhtiar semaksimal mungkin memberikan layanan terbaik, mulai dari dokumen hingga pendampingan kesehatan,” ujar KH Narto Pakaya.

Beliau juga menitipkan tiga pesan utama bagi para jemaah. Luruskan Niat yakni Beribadah semata-mata karena Allah SWT, Jaga Kesehatan Haji karena ibadah yang menguras fisik dan batin.
Kompak dan Selalu gunakan tanda pengenal dan tetap dalam rombongan.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Umbase Mayuntu, Bupati Joune Ganda menekankan bahwa keberangkatan ini adalah anugerah besar yang tidak didapatkan oleh semua orang. Selain perjalanan fisik, haji merupakan perjalanan spiritual yang diharapkan membawa perubahan besar bagi pribadi dan masyarakat.
​”Bapak dan Ibu sekalian adalah duta bangsa dan duta daerah. Tunjukkan sikap santun, disiplin, dan saling tolong-menolong. Sikap kalian adalah cerminan jati diri masyarakat Minahasa Utara,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para jemaah dapat menjadi teladan dan meraih predikat Haji Mabrur.

Secara khusus, pemerintah juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan kesejahteraan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Minahasa Utara, agar senantiasa diberi kedamaian dan persatuan di tengah tantangan global.

Acara ditutup dengan pemberian tali kasih sebagai bentuk perhatian dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap kelancaran ibadah para jemaah di Tanah Suci.

(JEMMY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.