Luar Biasa!! Bahasa Tonsea Tak Hanya Miilik Suku Asli, Peserta Non-Tonsea Mendominasi Lomba

oleh -82 dilihat
oleh

Minut Lestarikan Bahasa Tonsea, Lomba Tunas Bahasa 2025 Jadi Bukti

SULUTBASUARA.COM Sukur – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kelangsungan Bahasa Tonsea. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menggelar Lomba Tunas Bahasa Tonsea 2025, sebuah inisiatif yang bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah.


Acara yang diadakan di SD Inpres Sukur pada Kamis, 28 Agustus, ini diikuti oleh pelajar tingkat SD se-Kecamatan Airmadidi.

Lomba yang merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan Minut, Paimpuluan Nuwu Ne Tonsea (PNNT), dan Balai Bahasa ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, tetapi juga evaluasi keberhasilan program pembelajaran Bahasa Tonsea di sekolah.

Untuk memastikan keberlanjutan program ini, PNNT berencana melatih para guru melalui Kelompok Kerja Guru Sekolah (KKGS). “Kami akan mengajar guru-guru, nanti guru yang akan mengajar anak-anak,” jelas Drs. Maxmiliam Pinontoan dari PNNT. Strategi ini diharapkan dapat menjadikan transfer pengetahuan Bahasa Tonsea lebih sistematis dan berkelanjutan.

Yang menarik, Pinontoan menyoroti dominasi peserta lomba yang berasal dari suku non-Tonsea. “Hal ini membuktikan bahwa program ini berhasil,” ujarnya. Partisipasi ini menunjukkan bahwa Bahasa Tonsea kini tidak hanya dipelajari oleh penduduk asli, tetapi juga menarik minat pendatang, memperluas jangkauan dan memperkuat keberagaman budaya lokal.

Pinontoan pun berharap kualitas lomba akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang, sehingga hasil pembelajarannya tidak hanya sekadar hafalan, tetapi benar-benar melekat.

Dengan dukungan dana APBD, Pemkab Minut menegaskan keseriusannya dalam menjaga warisan budaya ini. Lomba ini menjadi bukti nyata bahwa Bahasa Tonsea tidak akan lekang oleh waktu, melainkan terus diucapkan dan dibanggakan oleh generasi penerus.

Lomba Tunas Bahasa Tonsea 2025 mempertandingkan enam kategori, yaitu Cerita Pendek, Pidato, Menyanyi, Baca Puisi, Komedi Tunggal, dan Mendongeng. Para tutor Bahasa Tonsea dari PNNT bertindak sebagai juri, memastikan penilaian yang objektif.

Para pemenang dari tingkat SD yang akan mewakili Kecamatan Airmadidi ke tingkat kabupaten adalah:
* Marsha Makagiansar (SD-Inpres Sukur) – Lomba Cerita Pendek
* Letsia Mamengko (SD-Negeri 1 Airmadidi) – Lomba Dongeng
* Earlita Salsabila (MI-Fastabiqul) – Lomba Pidato
* Maria Waworuntu (SD-Negeri 1 Airmadidi) – Lomba Puisi
* Kyrie Aura Inaray (SD-Katolik Airmadidi) – Lomba Menyanyi
* Jordan Saroinsong (SD-Negeri 1 Airmadidi) – Lomba Komedi Tunggal

Kepala Sekolah SD Inpres Sukur, Deiby Losu, menyambut baik acara ini dan berharap para siswa semakin termotivasi untuk belajar Bahasa Tonsea.

(JEMMY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.