Gercep Ketua DPRD Talaud Drs. Engelbertus Tatib. ME,. Dan Kabag Ekonomi Setda Talaud Natalianus Essing Lakukan Pengukuran Kualitas BBM Jenis Pertalite Di Penjual BBM Eceran  

oleh -46 dilihat
oleh
Oplus_131072

Foto Istimewa

Talaud,Sulutbasuara.com – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan kualitas buruk dan harga tidak wajar BBM jenis Pertalite di Kabupaten Kepulauan Talaud.

 

Ketua DPRD Talaud Drs. Engelbertus Tatibi, ME., bersama Kabag Ekonomi Setda Talaud Natalianus Essing turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan di sejumlah pangkalan dan pengecer, Kamis (24/4/2025).

 

” Kami hanya menjalankan fungsi pengawasan. Saat pengecekan, kami mendapati ada ketidaksesuaian dalam takaran karena harga jual yang tidak stabil, ini tentu perlu dikonfirmasi ke pihak SPBU dan Pertamina,” ujar Engelbertus.

 

 

Dalam pengecekan tersebut, Ketua DPRD Engelbertus Tatibi mengatakan, hasil tes sampel BBM di beberapa pangkalan dan pengecer akan dikirim ke pihak Pertamina untuk dinilai secara teknis.

 

Tatibi menyoroti adanya ketidakwajaran harga, di mana satu drum BBM yang seharusnya bernilai Rp2 juta, justru di jual hingga Rp2,4 juta di Talaud.

 

Ini harus transparan, apalagi jika BBM tersebut termasuk subsidi. DPRD akan melakukan kajian bersama pemerintah Daerah, dan jika ditemukan pelanggaran seperti pencampuran BBM dengan air atau takaran yang tidak sesuai, kami akan merekomendasikan penutupan pangkalan atau pengecer nakal,”tegasnya.

 

 

” Sementara itu, Kabag Ekonomi Natalianus Essing mengungkapkan, hasil pengecekan menunjukkan bahwa ketidaksesuaian lebih mencolok terjadi pada takaran.

 

Ukuran satu liter berdasarkan botol ukur tidak sesuai dengan yang di jual di lapangan, untuk kualitas masih terlihat seragam.

 

Tetapi kami tetap akan menyampaikan sampel ke Pertamina karena hanya mereka yang dapat menilai kadar oktannya secara teknis.”ucap Essing

 

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Kepala Cabang Pertamina dan Sales Branch Manager (SBM) akan berkunjung ke Talaud untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

 

” Kami juga menemukan bahwa harga eceran BBM jenis Pertalite mencapai Rp13.000 hingga Rp15.000 per liter, padahal ini tidak sesuai dengan informasi harga resmi, kami akan melakukan croscek langsung ke pengelola SPBU.” tandasnya

 

Terpantau di lapangan, harga Pertalite di tingkat pengecer bervariasi, dari Rp13.000 hingga Rp15.000 per botol ukuran satu liter.

 

Yang menimbulkan pertanyaan besar terkait mekanisme distribusi dan kontrol harga BBM di wilayah Talaud. (Fany)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.