Dugaan Korupsi Dana Bantuan Gunung Ruang: Bupati Sitaro Penuhi Panggilan Kejati Sulut

oleh -30 dilihat
oleh

MANADO,SULUTBASUARA.COM  – Kasus dugaan korupsi dana stimulan bencana Gunung Ruang memasuki babak baru. Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, resmi memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara pada Jumat pagi untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait penyaluran dana perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana.

​Bupati Chyntia tiba di markas Kejati Sulut sekitar pukul 09.41 WITA. Tampil formal dengan balutan blazer putih dan dress hitam, ia langsung bergegas menuju ruang penyidik di lantai tiga Bidang Pidana Khusus (Pidsus).

​Meski dikerumuni awak media, sang Bupati tetap tenang dan memberikan komentar singkat sebelum memasuki lift. ​”Hanya untuk mengonfirmasi. Semoga semuanya aman ya,” ujar Chyntia kepada wartawan.

​Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut hak warga yang rumahnya rusak akibat letusan dahsyat Gunung Ruang. Kejati Sulut tengah mendalami adanya dugaan penyelewengan dalam penyaluran Dana Siap Pakai (DSP) tahun anggaran 2024 yang seharusnya digunakan untuk membangun kembali pemukiman warga.

​Sebelum memanggil Bupati, tim penyidik Kejati telah melakukan aksi “jemput bola” dengan menggeledah sejumlah lokasi strategis secara serentak untuk mengamankan barang bukti.

​​Instansi Pemerintah: Kantor BPBD Sitaro dan Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Sektor Swasta (Sitaro): Toko Helgamart, Toko Suasana Baru, Toko Keysia, Toko Hosana, Toko Mawar Sharon, dan Toko Sumber Rejeki.

Sektor Swasta (Manado): PT Wijaya Kombos Indah (Awi Jaya) yang berlokasi di Kec. Singkil, Kota Manado.

​Pemeriksaan ini menandakan keseriusan pihak berwenang dalam mengawal dana kemanusiaan. Hingga berita ini diturunkan, status Bupati Chyntia masih sebagai saksi untuk memberikan konfirmasi terkait mekanisme birokrasi dan aliran dana yang melibatkan berbagai vendor/toko tersebut.

(REDAKSI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.