“Bukan Sekadar Rakerda Biasa, Ini Gebrakan Baru PERPAMSI Sulut untuk Layanan Air Bersih”

oleh -45 dilihat
oleh

MINUT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Sulawesi Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) di The Sentra Hotel Manado, Sabtu (28/02/2026). Perhelatan ini menjadi momentum penting bagi transformasi dan penguatan kinerja perusahaan air minum di Bumi Nyiur Melambai.

​Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PERPAMSI Pusat, Tedi Setiabudi. Dalam arahannya, Tedi menyoroti dua agenda besar yang menjadi fokus utama: perubahan status hukum dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) atau Perseroan Terbatas (PT), serta peningkatan kesehatan kinerja perusahaan.

​Tedi Setiabudi memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan DPD PERPAMSI Sulut. Menurutnya, Rakerda ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata mengimplementasikan rencana strategis pusat di tingkat daerah. ​”Kami melihat komitmen yang luar biasa dari PD PERPAMSI Sulut. Targetnya jelas: PDAM yang kurang sehat harus menjadi sehat, dan yang tidak sehat harus naik kelas. Ini adalah program berkelanjutan yang dilakukan secara terukur,” ujar Tedi.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan BPKP Provinsi Sulawesi Utara dalam memberikan arahan teknis. Sinergi ini diharapkan mampu mendongkrak kinerja operasional sekaligus transparansi keuangan di setiap daerah.

​Senada dengan Ketua Umum, Ketua DPD PERPAMSI Sulut yang juga Direktur Utama PDAM Minahasa Utara, Roland Maringka, menyatakan bahwa kehadiran tokoh-tokoh kunci dalam Rakerda ini memberikan suntikan semangat bagi para Direktur PDAM di Sulawesi Utara.

​”Banyak ilmu dan masukan produktif yang kami dapatkan hari ini, terutama dari Ketua Umum dan Kepala Perwakilan BPKP Sulut. Ini adalah bekal berharga untuk meningkatkan performa seluruh PDAM di Sulut ke depan,” ungkap Roland.

​Rakerda ini menegaskan visi bersama,  menjadikan seluruh PDAM di Sulawesi Utara tumbuh secara kolektif. Dengan semangat konsolidasi, tantangan teknis maupun manajerial diharapkan dapat diselesaikan bersama demi pelayanan air minum yang lebih baik bagi masyarakat.

(JEMMY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.