MINUT, SULUTBASUARA.COM – Komitmen Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dalam menyulap wilayahnya menjadi magnet investasi pariwisata kelas dunia kini berbuah manis. Proyek prestisius jaringan resort internasional, Club Med, dipastikan segera memulai tahapan konstruksi di Kecamatan Kema pada tahun 2026 ini.
Kepastian ini terungkap dalam pertemuan antara Bupati Joune Ganda dengan petinggi PT Cakra Guna Darma Eka dan PT Cakra Kema Development selaku pengembang, yang berlangsung hangat di kediaman bupati, Desa Kaima, Senin (09/02/2026).
Proyek yang berlokasi di Desa Waleo dan Desa Makalisung ini akan menempati lahan seluas kurang lebih 50 hektare untuk pembangunan tahap pertama. Kehadiran Club Med di Minut bukan sekadar rencana di atas kertas, melainkan hasil dari negosiasi panjang yang telah dirintis sejak 2023 silam.
”Jika tidak ada aral melintang, tahun ini proses pembangunan fisik sudah dimulai. Kami memastikan pelayanan administrasi yang prima, keamanan, serta kelancaran di setiap tahapan proyek ini,” tegas Bupati yang akrab disapa JG tersebut.
Selain karena keindahan alam Minahasa Utara yang memesona, pihak manajemen Club Med mengungkapkan bahwa profesionalisme sistem perizinan di Minut menjadi faktor penentu. Kemudahan dan kecepatan birokrasi yang ditawarkan Pemkab Minut memberikan rasa aman bagi investor global untuk menggelontorkan dana triliunan rupiah.
Sebagai kilas balik, keseriusan megaproyek ini telah dikunci melalui:
- Pertemuan Strategis: Diskusi antara Bupati JG dengan Chairman/CEO Club Med, Henri Giscard D’Estaing di Bandara Sam Ratulangi (Agustus 2023).
- MoU Resmi: Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Paradise Indonesia dan Club Med di Jakarta (25/8/2023).
Bupati Joune Ganda menekankan bahwa investasi raksasa ini akan membawa multiplier effect bagi ekonomi lokal. Secara tata ruang (RTRW), wilayah Kema memang diproyeksikan sebagai kawasan pariwisata unggulan. ”Investasi triliunan ini akan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha baru bagi masyarakat di sekitar lokasi proyek,” ujar Bupati JG.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Minut, Alfons Tintingon, beserta tim teknis untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di sekitar kawasan Desa Waleo dan Makalisung.
(*/JM)





